• Home
  • About Us
  • Capabilities
  • Services
  • News
  • Contact Us
  • Member

56 Tahun Martha Tilaar Group: Ketika Pertumbuhan Perusahaan Juga Harus Memberikan Kehidupan

Agustus 28, 2026

Table of Contents

Toggle
    • Sebuah refleksi tentang manusia, solidaritas, dan makna pertumbuhan sebuah perusahaan
  • Setetes Darah Mengingatkan Kita tentang Arti Saling Membutuhkan
  • Perusahaan Dibangun oleh Manusia, Bukan Hanya Strategi
  • Innovation Harus Berjalan Bersama Empathy
  • 56 Tahun Adalah Perjalanan Banyak Generasi
  • Dari Cedefindo hingga Seluruh Beauty Ecosystem
  • Sustainability Juga Berbicara tentang Manusia
  • Dari Beauty Company Menjadi Human-Centered Ecosystem
  • 56 Tahun: Bukan Hanya Melihat ke Belakang

Sebuah refleksi tentang manusia, solidaritas, dan makna pertumbuhan sebuah perusahaan

Oleh Dr. Kilala Tilaar

Ketika sebuah perusahaan mencapai usia 56 tahun, ada banyak angka yang dapat kita lihat.

Kita dapat berbicara mengenai perjalanan bisnis, jumlah produk yang pernah dilahirkan, inovasi yang dikembangkan, pasar yang berhasil dijangkau, hingga berbagai pencapaian yang telah diraih.

Namun bagi saya, perjalanan sebuah perusahaan tidak pernah hanya tentang angka.

Di balik setiap pencapaian terdapat manusia.

Ada orang-orang yang datang setiap pagi untuk bekerja. Ada tim yang mengembangkan ide menjadi inovasi. Ada mereka yang bekerja di laboratorium, manufaktur, pemasaran, distribusi, hingga berbagai fungsi lain yang mungkin tidak selalu terlihat oleh konsumen.

Merekalah yang selama puluhan tahun ikut membentuk perjalanan Martha Tilaar Group.

Karena itu, ketika menyambut usia ke-56 Martha Tilaar Group, saya melihat momentum ini bukan hanya sebagai sebuah perayaan.

Ini adalah kesempatan untuk kembali bertanya:

Setelah bertumbuh selama lebih dari setengah abad, nilai apa yang dapat kita berikan kembali kepada masyarakat?

Salah satu jawabannya hadir melalui sesuatu yang sangat sederhana tetapi memiliki makna yang sangat besar: donor darah.

Setetes Darah Mengingatkan Kita tentang Arti Saling Membutuhkan

Dalam rangkaian kegiatan menyambut 56 tahun Martha Tilaar Group, kami bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia untuk mengadakan kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan dari berbagai unit bisnis Martha Tilaar Group.

Sekilas, kegiatan ini mungkin terlihat berbeda dari aktivitas sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri beauty.

Tetapi bagi saya, justru terdapat hubungan yang sangat mendasar.

Industri beauty pada akhirnya adalah industri tentang manusia.

Kita melakukan research untuk manusia.

Kita menciptakan inovasi untuk manusia.

Kita membangun produk untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Maka pertumbuhan sebuah perusahaan juga seharusnya memberikan manfaat kembali kepada manusia.

Donor darah mengingatkan kita bahwa di luar jabatan, divisi, maupun perusahaan tempat kita bekerja, kita merupakan bagian dari masyarakat yang saling membutuhkan.

Sesuatu yang kita berikan hari ini mungkin menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kehidupan orang lain.

Perusahaan Dibangun oleh Manusia, Bukan Hanya Strategi

Selama perjalanan saya di dunia bisnis, saya semakin menyadari bahwa teknologi dapat berubah dengan sangat cepat.

Tren berubah.

Perilaku konsumen berubah.

Artificial Intelligence mengubah cara kita bekerja.

Cara manusia menemukan informasi dan membeli produk pun terus berkembang.

Tetapi ada satu hal yang tidak berubah:

perusahaan tetap dibangun oleh manusia.

Kita dapat memiliki laboratorium yang canggih.

Kita dapat memiliki fasilitas manufacturing yang modern.

Kita dapat menggunakan teknologi terbaru.

Tetapi semuanya hanya memiliki arti ketika ada manusia yang memiliki pengetahuan, integritas, kreativitas, dan kepedulian untuk menggunakannya.

Karena itu, ketika berbicara mengenai masa depan Martha Tilaar Group, saya tidak hanya memikirkan teknologi apa yang harus kita miliki lima atau sepuluh tahun mendatang.

Saya juga memikirkan manusia seperti apa yang ingin kita tumbuhkan di dalam organisasi ini.

Innovation Harus Berjalan Bersama Empathy

Saya banyak berbicara mengenai innovation, Scientific Beauty, biodiversity, sustainability, dan masa depan beauty industry.

Semua itu penting.

Tetapi saya percaya bahwa inovasi kehilangan maknanya apabila tidak memberikan manfaat bagi manusia.

Kita tidak melakukan penelitian hanya agar dapat mengatakan bahwa kita memiliki teknologi terbaru.

Kita tidak mengembangkan produk hanya untuk menambah jumlah produk di pasar.

Innovation seharusnya dimulai dari pemahaman terhadap manusia dan berakhir dengan memberikan nilai bagi manusia.

Karena itu, menurut saya innovation dan empathy tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.

Semakin maju sebuah perusahaan secara teknologi, semakin penting bagi kita untuk tetap mempertahankan sisi kemanusiaannya.

56 Tahun Adalah Perjalanan Banyak Generasi

Martha Tilaar Group tidak dibangun dalam satu malam.

Perjalanan ini dimulai dari sebuah visi yang dibangun oleh Ibu Martha Tilaar dan berkembang melalui kerja keras banyak generasi.

Ada generasi yang membangun fondasinya.

Ada yang memperluasnya.

Ada yang membawa teknologi baru.

Dan hari ini terdapat generasi baru yang akan membawa perusahaan menghadapi era AI, biotechnology, sustainability, dan perubahan besar dalam industri beauty global.

Setiap generasi memiliki tantangannya sendiri.

Tetapi nilai yang menghubungkan seluruh generasi tersebut harus tetap sama: kita tumbuh bukan hanya untuk diri kita sendiri.

Sebuah perusahaan dapat disebut berhasil bukan hanya ketika bisnisnya berkembang, tetapi ketika keberadaannya ikut memberikan dampak positif bagi orang-orang di dalam maupun di sekitarnya.

Dari Cedefindo hingga Seluruh Beauty Ecosystem

Prinsip yang sama juga ingin terus kami bawa dalam pengembangan unit-unit bisnis Martha Tilaar Group, termasuk PT Cedefindo.

Saya melihat Cedefindo tidak hanya sebagai contract manufacturer.

Cedefindo merupakan bagian dari sebuah ekosistem.

Di dalamnya terdapat scientist, formulator, tenaga produksi, quality control, engineer, marketer, brand owner, supplier, entrepreneur, dan banyak manusia dengan kompetensi yang berbeda.

Mereka bersama-sama mengubah sebuah ide menjadi produk yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Karena itu, ketika saya berbicara tentang membangun beauty ecosystem, yang kita bangun sebenarnya bukan hanya jaringan bisnis.

Kita sedang membangun jaringan manusia.

Dan sebuah ekosistem yang kuat membutuhkan lebih dari sekadar transaksi. Ia membutuhkan kepercayaan, kolaborasi, kesempatan untuk berkembang, serta kepedulian terhadap sesama.

Sustainability Juga Berbicara tentang Manusia

Sustainability sering diasosiasikan dengan lingkungan.

Bagaimana kita menggunakan sumber daya secara lebih bertanggung jawab, mengurangi dampak terhadap lingkungan, serta menjaga biodiversitas untuk generasi mendatang.

Semua itu sangat penting.

Namun saya melihat sustainability dalam perspektif yang lebih luas.

Ada environmental sustainability, tetapi ada pula keberlanjutan sosial dan manusia.

Bagaimana sebuah perusahaan memperlakukan orang-orangnya?

Bagaimana perusahaan tumbuh bersama masyarakat?

Bagaimana keberhasilan bisnis dapat menciptakan manfaat yang lebih luas?

Dan bagaimana nilai-nilai tersebut diteruskan kepada generasi berikutnya?

Bagi saya, pertanyaan-pertanyaan tersebut sama pentingnya dengan pertumbuhan ekonomi perusahaan.

Dari Beauty Company Menjadi Human-Centered Ecosystem

Dalam gagasan i-BEAUTY, saya banyak berbicara mengenai innovation, biodiversity, entrepreneurship, advanced manufacturing, usability, technology, dan sustainability.

Namun seluruh elemen tersebut pada akhirnya memiliki satu pusat yang sama:

humanity.

Science tanpa manusia kehilangan tujuan.

Technology tanpa manusia kehilangan arah.

Business tanpa manusia kehilangan makna.

Karena itu, ketika kita berbicara mengenai beauty industry masa depan, saya berharap kita tidak hanya membangun industri yang semakin besar.

Kita harus membangun industri yang semakin bermakna.

Industri yang menggunakan science untuk memberikan solusi.

Menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup.

Menggunakan entrepreneurship untuk menciptakan kesempatan.

Dan menggunakan pertumbuhan bisnis untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

56 Tahun: Bukan Hanya Melihat ke Belakang

Ulang tahun sering menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan.

Tetapi saya lebih suka menggunakannya untuk melihat ke depan.

Apa yang ingin kita bangun dalam 10 tahun berikutnya?

Nilai apa yang ingin kita wariskan?

Dan ketika Martha Tilaar Group suatu hari memasuki usia 60, 70, bahkan 100 tahun, bagaimana kita ingin perusahaan ini dikenang?

Saya berharap jawabannya tidak hanya:

perusahaan yang berhasil membangun berbagai brand beauty.

Saya ingin Martha Tilaar Group dikenang sebagai sebuah organisasi yang menggunakan science, nature, innovation, entrepreneurship, dan technology untuk memberikan manfaat bagi manusia.

Kegiatan donor darah dalam rangka menyambut usia ke-56 mungkin merupakan satu kegiatan sederhana di tengah perjalanan yang sangat panjang.

Namun justru dari tindakan sederhana seperti inilah sebuah nilai menjadi nyata.

Saya berterima kasih kepada para karyawan dari berbagai unit bisnis Martha Tilaar Group yang mengambil bagian, kepada panitia yang mengoordinasikan kegiatan, serta Palang Merah Indonesia yang berkolaborasi bersama kami.

Karena pada akhirnya, usia sebuah perusahaan bukan hanya dihitung dari berapa tahun ia telah berdiri.

Usia sebuah perusahaan mendapatkan maknanya dari berapa banyak kehidupan yang berhasil disentuh sepanjang perjalanannya.

Selamat menyambut 56 tahun Martha Tilaar Group.

Mari terus bertumbuh, terus berinovasi, dan yang paling penting, terus memberikan manfaat.

Dr. Kilala Tilaar
CEO Martha Tilaar Group

LATEST NEWS

Squalane untuk Kulit: Bukan Sekadar Face Oil, Ini Manfaat, Cara Pakai, dan Fakta Formulasinya

September 5, 2026

Cara Menentukan Niche, Menganalisis Kompetitor, dan Membuat Value Proposition Brand Kosmetik

September 5, 2026

Sunscreen Spray vs Krim: Mana yang Benar-Benar Lebih Efektif Melindungi Kulit?

September 5, 2026

Wajah Terasa Kesat Bukan Berarti Lebih Bersih: 8 Kebiasaan Cuci Muka yang Bisa Mengganggu Skin Barrier

September 4, 2026

Two-Way Cake vs Compact Powder: Bedanya Bukan Sekadar Coverage

September 4, 2026

Brand Architecture untuk Bisnis Kosmetik: Single Product Brand vs Multi-Product Brand

September 4, 2026

Lipstik Merah Brand Lokal: Cara Memilih Shade yang Membuat Wajah Tampak Fresh, Bukan Terlihat Berat

September 3, 2026

Niche Skincare, Competitor Analysis, dan Cara Membuat Value Proposition yang Kuat

September 3, 2026

Mass Market vs Premium Cosmetic Brand: Memilih Posisi dan Niche yang Tepat

September 3, 2026

Perbandingan Pabrik Kosmetik dan Maklon Secara Lengkap

September 2, 2026
  • Maklon Parfum
  • Maklon Kosmetik
  • Maklon Skincare

PT CEDEFINDO. Jl. Raya Narogong Km 4.
Bekasi 17116. Jawa Barat, Indonesia

[p] +62 21 8215710
[f] +62 21 8204107

    

Copyright © 2016 PT CEDEFINDO.
All Right Reserved